Showing posts with label My Story. Show all posts
Showing posts with label My Story. Show all posts

Wednesday, May 6, 2015

CATATAN MAHASISWA NGEK-NGOK "Mandi Lumpur"

Mandi lumpur saya malam ini bukan main kubangan seperti saat kecil atau dimandiin di jalan kesemprot mobil di jalan raya, ini cerita menarik saya hari ini karena menyukai Sesuatu tetapi tidak tau spesifik yang disukai, bahkan tidak bisa membedakan karena jenisnya yang terlalu banyak dan punya kemiripan walaupun sebenarnya punya perbedaan yang sangat jauh atau bahkan bermusuhan turun temurun antara keduanya, tapi ya itu kenyataannya, saya tidak sadar akan semuanya.
                Oke saya rasa sudah cukup muqaddimahnya, hehe. Ini ceritanya saat mau beli sabun cuci muka yang artisnya mbak Dewi Sandra itu.  Jadi setelah beli saya keluar tuh dari toko jalan ketempat parkir yang hanya berjarak 1 meter dari toko, depan toko inisialnya. Hehe tiba-tiba ada kucing yang di ikat tali sama majikannya biar gx lari kayaknya, ngelus-ngelus manja seperti kucing umumnya. Kebetulan saya orang yang suka sama kucing, jadi ya begitulah ketemu dengan saudara kembar beda alamat, main-main tuh sama kucingnya, ngelus-ngelus leher si kucing, sipemilik juga senyum-senyum aja lihat kucingnnya di manjain(pemiliknya cewek meenn) yang sepertinya dia juga ingin….. hehehe becandaaaa.
Beberapa menit Keasikan sama kucingnya, saya angkat deh kucingnya gaya-gaya mau cium-cium gitu, biasa laahh kalau ada kucing dimainin sambil mau di cium-cium gitu, eh tiba-tiba kucingnya ngejilat wajah saya, dalam hati kok ini kucing ngejilat yaa?? Ah mungkin kebiasaan sama majikannya mungkin. Beberapa saat kemudian mbaknya nanya
 ”mas pecinta hewan ya”??
“hehe, iya mbak, suka aja lihat hewan imut kayak gini”
“oo, pantesan kayak akrab banget” balas mbaknya
“haha, mbak bisa aja, hewannya yang terlalu jinak mungkin” sambil saya angkat lagi tu kucing
                Tiba-tiba kucingnya mengeluarkan suara aneh yang membuat saya bergidik ngeri, “guk-guk”.
Spontan saya nanya ke mbaknya
“mbak, ini kucing jenis apa ya, kok guk-guk suaranya kayak anjing”
“maaf mas, itu anjing mas, bukan kucing”
What?? anjing?? Teriak dalam hati
Sambil nurunin pelan-pelan itu anjing, dalam hati “mandi lumpur saya malam ini”.
“wah mbak, mandi lumpur saya malam ini,” sambil senyum merekah seperti bunga baru mekar, padahal dalam hati . . .
“lha mas nya gx nanya,hehe maaf ya mas”
“iya mbak,hehe gx apa-apa kok mbak, oya jenisnya apa ya? kok mirip banget sama kucing”
“jenis =’#@#%^&* mas, fisiknya memang mirip kucing, tapi buka kucing, ngebedaiinnya Cuma di suara sama lidahnya yang keluar, kadang-kadang lidahnya masuk sih” jawab mbaknya padat
“hehe”hanya bisa tertawa pendek,

padahal dalam hati udah gatal-gatal ini wajahnya gara-gara di jilat tadi, untuk jenis anjingnya gx tau deh apa jenisnya, nanya ulang dikira budeg lagi ntar,hehe susah ingatnya sih, namanya kelatinan gitu. Jadi dah mandi lumpur malam ini, Alhamdulillah di depan rumah ada selokan tinggal nyebur aja, yang warna airnya melebihi air kubangan kerbau kalau sedang keruh, kalau gx ada lebih merana lagi, tanahnya udah pda dipasang tapal kuda alias batako, sungguh luar binasa, jacket, celana, sandal, muka, tangan mandi lumpur semua alias DISAMAK. :v … ngabisin air sumur ibu kos malam-malam.
Readmore → CATATAN MAHASISWA NGEK-NGOK "Mandi Lumpur"

Thursday, March 26, 2015

CATATAN MAHASISWA NGEK-NGOK (Sakit Gigi)

“sakit gigi lebih enak daripada sakit hati”
Udah pernah ngerasain sakit gigi belum?? Bilang-bilang sakit hati lebih enak daripada sakit gigi, eh salah ding, sakit gigi lebih enak daripada sakit hati maksudnya. Gwa yakin yang bilang sakit gigi lebih enak itu 1000% muda-mudi galau yang tidak bisa move on karena pacar. Yaelah pacar aja digalauin, siapa suruh pacaran kalau kerjaannya ngegalau gx ada manfaat. Back to sick tooth, lupa lagi mau nulis apa, dasar otak koi 3 detik hilang, hadeehh.
                Seingat gwa, ini baru pertama kalinya ngalamin yang namanya sakit gigi selama 20 tahun, kalo salah maklumin aja, 20 tahun yang lalu siapa yang ingat yang namanya sakit gigi, tapi  kalo kejadian abang gwa sih ingat pas pertama kali nyabut gigi di dokter. hehe, maaf ya bang
                Sedikit flash back tentang abang gwa*flash back?? memangnya udah diceritaiin sebelumnya??belum, dia itu orang yang pantang banget ngerasain sakit gigi, sedikit aja sakit gigi langsung cabut mau itu pakai obeng min yang kecil,* yang besar gx mungkin lah, bisa rontok itu semua giginya, tang lancip, ngikat pakai  benang disambungin ke pintu dan pintunya dibanting. Sungguh extreme, ini semua karena motto dia kalau lagi sakit gigi “lebih baik sakit gigi sebentar daripada harus sakit gigi berhari-hari”.
                Gwa masih ingat kejadian yang sulit dilupakan yaitu pas masih SD, abang gwa ingin kerumah sakit kota mau cabut gigi karena di puskesmas belum mempunyai alat yang lengkap dan masih status konflik juga. Waktu itu jarak rumah gwa kerumah sakitnya itu memakan waktu +- sejam dijalan. Setelah sampai di rumah sakit kota abang gwa dengan tenangnya menunggu seolah-seolah tidak akan terjadi apa-apa kedepannya. Saat dipanggil keruang periksa dengan tenang dia masuk diikuti oleh ibu gwa dan tentunya gwa *waktu itu kira-kira kelas 1 SD . setelah konsultasi sebentar abang gwa disuruh baring di kursi khusus buat dokter gigi, setelah itu dokter menyuntik gusi abang gwa dengan obat bius agar saat gigi dicabut tidak terasa sakit,  otomatis setelah disuntik gusi jadi mati rasa, selag beberapa menit sebelum dokter mencabut gigi dia, Abang gwa malah nangis minta pulang karena mulutnya terasa kebas sampe kabur keluar ruangan, kan aneh itu orang jauh-jauh kerumah sakit kota yang rencana awalnya buat cabut gigi, dengan ongkos transport yang mahal, ditambah  jajan dijalan 2 anak kecil pemakan segalanya apa yang dilihat, lama-lama nunggu di rumah sakit, eh menuju tahap akhir malah nangis minta pulang gara-gara mulutnya kebas, kan aneh.  Dokter sama ibu gwa Cuma bisa geleng-geleng kepala. Hadeehh. Sejak saat itu dia gx pernah lagi nyabut gigi di rumah sakit atau puskesmas, seringnya nyongkel pakai obeng atau dijepit pakai tang, biar greget.

                Balik lagi ke sakit hati yang katanya sakit banget, memangnya sakitnya itu dimana sih? Separah-parah gwa sakit hati hanya sebatas tidur seharian sambil ngingat-ngingat masa lalu, lah kalau sakit gigi jangankan buat ngingat-ngingat, merem aja gx bisa, Pokoknya gx sempat deh mikir kayak gituan, mau duduk gx enak, tidur gx enak, jalan gx enak, makan gx enak, mandi gx enak apalagi mau sikat gigi pengen ngebantig itu sikatnya, pas ngebanting sikat gigi tangannya kebentur bak mandi makin mendidih dah itu gigi, pokoknya serba salah mau ngelakuin apa aja, apalagi ada orang yang ngeganggu, ngangkat parang solusi terbaik.hehe *emosi level 10 efek dari sakit gigi memang gede banget karena mempengaruhi otak yang otomatis mempengaruhi seluruh anggota tubuh,  lah kalau sakit hati gara-gara diputusin pacar sampai kayak gini kejadiannya,?? Rumah Sakit jiwa solusi terbaik untuk masalah anda yang satu ini.   Jadi sakit hati lebih enak daripada sakit gigi, percaya deh, percaya ya, capek nulis ini masak gx percaya. :-D
Readmore → CATATAN MAHASISWA NGEK-NGOK (Sakit Gigi)

Wednesday, March 18, 2015

CATATAN MAHASISWA NGEK-NGOK (Dawa-Dawi dengan polisi)


“oo, gx bisa gitu pak” kataku keras
“masnya kalo mau berargumen di pengadilan saja ya” polisinya ngejawab dengan halus *padahal udah dibentak-bentak
“enak banget kalo gitu, semua orang bisa salah kalo gitu” gerutuku
“memang masnya salah nerobos lampu merah” balas bapaknya
“ok kalo saya salah, tapi buktinya mana pak” tantangku ke pak polisinya
“tapi anak buah saya melihat anda nerobos lampu merah” jawab bapaknya tenang
“tapi tadi hijau itu pak, kalo saya nerobos lampu merah saya juga bakalan kabur, gx mungkin jalannya santai” darahku semakin mendidih gara-gara bapaknya gx berhenti nuduh
“tapi itu buktinya anah buah saya ngelihat anda nerobos lampu merah” ulang bapaknya
“itu saksi pak, bukan bukti, kalo bukti seperti cctv, yaudah saya mau lihat buktinya kalo saya nerobos lampu merah” wajahku merah padam terbakar api cemburu*???
“nanti dijelaskan di pengadilan saja ya” sambil memegang pulpen dan membuka bukuyang berisi surat tilang
“bobrok banget hukum di Indonesia, penegak hukum asal nuduh tanpa bukti, atasannya yang terbukti jadi tersangka saja bisa bebas dan bertugas kembali, rakyat kecil di injak-injak sperti ini, nilang gx ada bukti” gerutuku panjang lebar karena terlalu kesal
“yaudah nih, bawa pulang sana, malas saya ngehadapin orang berargumen” jawab bapaknya,*nah lho???
“makasih pak” jawabku sambil tersenyum
Setelah kejadian itu, sepanjang perjalanan pulang, banyak pertanyaan yang timbul dari hati ini, diantaranya : pantesan koruptor banyak yang bebas, rupanya ada polisi yang malas mendengar alasan koruptor yang panjang lebar tentang penjelasan uangnya mungkin.
Jika memang aku bersalah dengan tuduhan menerobos lampu merah, otomatis pak polisinya tetap akan menilang, tetapi ini tidak. Walaupun satu sisi aku bersyukur karena tidak jadi di tilang, tapi masih tetap menggelengkan kepala. Logikanya begini : jika aku memang benar-benar bersalah pasti pak polisinya tetap menilang seperti yang dijelaskan diatas, tetapi jika dilepaskan, tersangkanya bebas berkeliaran dong?
Perlu dijelaskan sedikit disini bahwa dalam kasus saya, saya benar-benar tidak menerobos lampu merah, saat itu masih hijau dan banyak kendaraan lain yang masih lewat di samping, depan, belakang kendaraanku.

Mungkin ada beberapa pandangan lain dari berbagai pihak, mungkin alasan saya cukup untuk dilepaskan atau bagaimana, karena walaupun alasan saya masuk akal dan alasan saya  cukup meyakinkan, sebagai seorang penegak hukum di Negara ini, harusnya menelaah lebih lanjut, seperti jika di polantas adanya cctv yang dapat memperkuat penilangan, bukan karena “malas mendegar argument lantas dilepaskan begitu saja, walaupun saya bersyukur tidak jadi ditilang, semoga bermanfaat semuanya. Oya, balas membalas diatas ada beberapa yang dipotong karena berisi ketidak sopanan saya kepada polisi yang sebagai aparat terhormat penegak hukum(bukan untuk memojokkan aparat terhormat). 
Readmore → CATATAN MAHASISWA NGEK-NGOK (Dawa-Dawi dengan polisi)

Monday, March 9, 2015

CATATAN KECIL MAHASISWA NGEK-NGOK (Survey Makan”Bekicot”)


                Sebelum meginjak kaki disini, ane-saya-aku-gue*dipilih-dipilih murah-murah, sering nyari informasi sama orang-orang yang udah ke Jogja, dan yang paling menarik dari infonya adalah penyediaan makanan yang sesuai dengan kelas masing-masing. Uang tinggal 5000 tapi harus cukup untuk sehari?? Jogja punya solusinya nasi angkringan yang harganya 1000-1500 ukurannya kecil tapi makan 2 bungkus kenyang, tidak percaya?? Bisa dicoba, tapi jangan nongkrong lama-lama, semakin lama semakin menggoda semakin tergoda ya semakin nguras uang di kantong, bisa-bisa ngutang sama mas-masnya,*hehehe tapi kalau lagi banyak uang sih silahkan nongkrong sepuas hati (ingat akhir bulan , makan pasir ntar)*hehe lagi
                Bagi kaum yang pas-pasan, Jogja juga menyediakan pengganjal perut murah, ada Burjo(semacam warung nasi kecil), Warung Mahasiswa, Warung Padang Murah, yang harganya 4000-10.000 per porsi tergantung lauk dan saudara-saudaranya. Masih banyak lagi tempat-tempat makan lain yang murah-murah.
                Bagi kaum berfulus (uang.red)?? tidak pusing-pusing cari makan, bebas milih dimana saja, mulai dari angkringan, burjo, warung padang murah-mahal, restoran, wisata kuliner*hehe. Disinilah salah satu letak indahnya Jogja, mau makan tidak susah-susah dan bingung karena uang pas-pasan atau kelebihan uang, banyak tempat untuk menyalurkannya, saking banyaknya bingung makan apa *nah Lho???
                Jogja jangan lupa bertanya,*eh jangan malu bertanya maksudnya, malu bertanya ya linglung, aman pasti akan di jelaskan, asalkan sopan santun, istilahnya anda sopan kami segan, gx sopan?? Anda dibegal. Ingat kasus yang mencaci masyarakat Jogja??* Jangan ditiru, hanya orang-orang terpilih yang bisa melakukan ini, dimanapun anda berada.
                Ngomong-ngomong masalah angkringan, ada kejadian spesial yang sulit dilupakan. Kejadiannya waktu lagi jalan-jalan malam sama teman spesial “Buyung Bagaskara” atau akrab disapa ayang uyung a.k.a Bang BB. Niatnya nyari makan, setelah berdebat sangat panjang sampai Koruptor ngaku korupsi maka kami memutuskan untuk nongkrong di angkringan di sekitaran kampus, dengan menyediakan menu yang memanjakan mata,lidah dan perut rasanya ingin segera melahap mereka semua.*jangan malu bertanya semua jenis makanan yang ingin kamu ambil, jika perlu sedetail-detailnya  :-D .. setelah menanyakan ini itu segala jenisnya, tibalah di depan sate kerang “mas, ini kerang?
“ tanyaku
“Iya mas, kerang” jawab masnya.
Kesalahan paling fatal yaitu saya tidak menanyakan itu kerang apa, saat sedang makan dengan lahap, maklum lelah debat tempat hehe. Ingin mencoba lezatnya kerang, karena udah lama gx makan kerang, gigitan pertama kok bentuk dan rasanya beda ya sama kerang yang biasa di makan waktu di Aceh. Karena rasa penasaran yang terlalu dalam dan semakin dalam*akhirnya tidur  saya nanya sama buyung, “yung, ini katanya kerang, kerang apa sih?”
“udah dimakan dulu ji, gx boleh ngomong lagi makan”
What?? Perasaan dari tadi makan sambil ngakak juga, rasa penasaran ini semakin dalam, sedalam cintaku padamu* iya kamuuu kata mas dodit
Karena cacing miscall lagi karena stock yang tertunda, tanpa pikir panjang lanjut melahap sampai habis, kelaparan tanpa kompromi. Selanjutnya, melanjutkan pertanyaan yang tertunda karena penasaran yang tertuda juga.
“yang tadi apaan sih yung?”
“Oo itu escargo zi, yang ada disawah itu”. Jawab Buyung santai
“yang kuning apa coklat?”
“coklat zi, itu lo yang ada garis putihnya, siput”
“siput?” perutku mulai bergetar, bulu kuduk merinding, badan rada-rada dingin
“iya siput, tapi bukan siputri, itu beda lagi”
Disitu segala sisi mulai bergejolak, ingin muntah kiri kanan depan belakang makhluk hidup berperasaan semua, gx muntah?? Nyiksa diri, akhirnya solusi terbaik adalah berusahaa santai seolah-olah tidak terjadi apa, Sesampai dikos?? Perut yang diisi kosong kembali. Sungguh luar biasa. 

Readmore → CATATAN KECIL MAHASISWA NGEK-NGOK (Survey Makan”Bekicot”)

Saturday, March 7, 2015

CATATAN KECIL MAHASISWA NGEK-NGOK (Tersesat Menyesatkan)



Yups, jumpa lagi dengan saya disini, siap membagi semuanya yang In Sya Allah bermanfaat bagi saya dan semuanya. Kalo bahasa gaulnya ane siap bagi pengalaman ane buat ente-ente semua, semoga bermanfaat ya ane-ente.

Ini kisah ane waktu pertama kali ke Jogja, Kota impian mahasiswa dengan khas burjo dan angkringannya, gx tau juga sih, mungkin ditempat lain ada. heheh

Pertama kali menginjak kaki di tanah istimewa ini*katanya.  Tapi emang benar sih, istimewa dengan segala pencampuran suku dan rasnya. Percampuran agama dan ketidak mungkinannya. Dijamin gax akan menyesal kalo udah mendarat di daerah yang namanya Yogya ini, ya Yogya Jogja Istimewa. 
Tahun 2013 mendarat disini bersama seorang Laki-laki separuh abad yang menjadi pahlawan keluarga selama berpuluh tahun, ayah. Banyak orang mengira anak papi diantar atau gimana, tapi dari sudut pandang lain diantar bukan berarti manja, tapi perlindungan orang tua sepanjang masa, jadi tidak ada tuduhan nyeleneh dari kawan-kawan. Begitu juga kepatuhan anak kepada orang tuanya semakin erat karena hal ini. Tidak percaya?? Dengan diantar jauh-jauh seperti ini sianak akan mengingat pengorbanan besar orang tuanya, jadi in sya Allah tetap dijalan yang lurus saat merantau. Oke kan pemikiran ane *hehehe
Pertama menginjakkan kaki disini termasuk beruntung, ada orang-orang yang ingin membantu, karena mereka tau saya bingung *ngak-ngak bahasa Acehnya, hehe .  kontan spontan cash gx tau apa-apa waktu pertama disini, dengan bahasa yang berbeda, sulit dimengerti, logat yang aneh, lahir di Aceh orang tua Aceh, bicaranya logat Bali, *kan aneh kata Nadya Utari Sitanggang “manusia segala penjuru Nusantara” padahal dia juga termasuk sih. *ya semoga kapan-kapan bisa mendarat yang katanya itu daerah logat saya sekarang, simple sih, Cuma huruf T nya aja yang mirip dengan orang Bali.
1,5 tahun hidup monoton itu keren men, jadi kupu-kupu malam setiap hari (kuliah pulang-kuliah pulang malam), kata mereka” enak nih yang kuliah di Jogja” iya enak banget, tidur aja jarang gara-gara nonton film tiap malam sampe subuh :v *mau jadi apa kamu nak??  
Dimulai dari bulan pertama di kota istimewa ini, masih aman sih, belum tau jalan, belum tau tetangga sebelah, belum tau selimut tetangga juga, Cuma tau cari jalan biar waktu kuliah gx kesesat. Ya begitulah, kota baru, suasana baru, jalan baru, sesatnya aja yang lama sampe berjam-jam dijalan yang padahal Cuma 15 menit dari rumah , lumayan kata kawan “ sesat-sesat dahulu jalan-jalan kemudian” dan yang paling parah sampai pernah di stop sama pak polisi depan Galleria karena belok kiri dari arah Sagan yang padahalnya itu adalah jalan 1 arah, Alhamdulillah gax digilas motor yang lagi berhenti* haha, buat lucu -_-
Masih dengan digilas motor. salah-salah “tersesat” maksudnya. Mindsetnya agak aneh sih, gara-gara lihat google map selalu jadi berfikiran kalo daerah Jogja dibagi kotak-kotak :v, jadi setiap jalan kemana aja ingatnya kalo dari UIN Sunan Kalijaga mau ke ring road utara tinggal belok kanan aja jika dari Solo, tapi nyatanya??  Malah tembus Magelang. *kan cakep
haha, berhubung nulisnya udah jam 3, mata ngantuk, badan puyeng, de el el, hehe, gx enak banget nutupnya. oke terima kasih banyak  yang udah mau ngunjung dan baca Tulisan saya, see you di tulisan berikutnya. silahkan di kritik pedas. hehehe daaa
Bersambung ….
Readmore → CATATAN KECIL MAHASISWA NGEK-NGOK (Tersesat Menyesatkan)

Friday, March 6, 2015

Curhatan Pemburu Google Adsense



Udah lama vakum dari Blogger, inginnya pengen ngetik lagi, tapi apa daya, jarak dan waktu memisahkan kami *kayak orang pacaran aja . tapi tidak apalah, yang penting nulis. Hehe
Hari ini saya akan menulis tentang*laptop kebuka malah bingung mau nulis apa.  Naa jadi ingat, saya disini ingin curhat banyak-banyak tentang Google Adsense atau yang biasa disebut GA, GA ini yag membuat saya galau, patah semangat, hingga pesimis *padahal In sya Allah saya orang yang anti pesimis, hehe  mendapatkan cintanya Google lebih susah daripada mendapatkan cintanya seorang wanita. Perjuangan hebat, tidak tidur siang malam, belajar habs-habisan.  Pas sharing-sharing dengan teman-teman ada yang komentar “ Yaah gimana mau diterima cintamu, kalo tempat tinggalmu saja seperti kapal pecah (Blog.red) *kalo kata orang terdekat saya kayak kandang tiiittt amburadul tidak karuan, hehe disensor tidak baik untuk wanita hamil
Lupa lagi mau nulis apa -_-, Fokus-fokus Trulala kata Marsha. Kesalahan fatal yang saya pikirkan adalah terlalu mengharapkan yang namanya sukses Instan seperti yang diajarkan sama mereka yang katanya dapat Mercedez Benz sama Kapal Pesiar dalam waktu setahun *udah dapat belum ???. Saya bersyukur semakin lama saya menghirup udara didunia ini, pikiran saya menjadi lebih terbuka, bahwa tidak ada yang instan di dunia ini, mie instan saja harus di matengin dulu baru bisa dimakan, bisa sih langsung dimakan tanpa dimasak tapi nikmatnya sesaat, selanjutnya  sakitnya Men Women Cangcimen. Begitu juga dengan usaha mencari rezeki di dunia ini, tidak ada yang instan, berusahalah dahulu, baru dapat hasil. Kata Guru saya Arief Abdul Ghafur “ Dibalik kesuksesan orang berhasil, ada proses yang berdarah-darah dibelakangnya” jadi kalo masih lembam, biru-biru, patang tulang, encok,piscok, molen, bada jagong teutet itu usahanya belum maksimal*Tafsir al-Fauzi nasiru :v
Setelah berbulan-bulan berusaha, akhirnya saya tau cara masuk GA, tetapi dengan cara lain, proses yang lama. Untuk yang kali ini saya tidak terlalu mengaharapkan sesuatu, yang penting usaha saya jalan tidak ada Kendala. Karena guru terbaik adalah pengalaman. Setiap usaha pasti ada rintangan , rintangan terberat kali ini adalah memecahkan telur bebek, tapi guru saya yang lain mengajarkan Alvi Syahrin “untuk memecahkan telur di GA, tunggu mateng dulu, biar saat dimakan rasanya juga enak” *kutipan dengan perubahan. Yuph, tingkatkan usaha, perbanyak sabar, tawakkal kepada yang maha kuasa selanjutnya serahkan kepada Allah Swt atas rezeki yang akan dilimpahkan kepada hambanya yang bersabar*Aqimusshalah
Inti dari semuanya adalah Hidup itu gx instan, jangan terlalu percaya dengan rezeki instan, kenapa?? Karena hidup itu memerlukan proses* walaupun mereka ngeles ini itu. Lho kok jadi ngegosip. Jangan terlalu mengharapkan rezeki yang melimpah sebelum berusaha sampai berdarah-darah, patah tulang biru-biru de el ellll. Kegagalan itu biasa, orang sukses gax gagal gx nikmat, kata saya .  rezeki cepat datang ya cepat habisnya, rezeki lambat datang ya lambat habisnya*wong awal-awalnya kelaparan,haha
Untuk yang masih berusaha di GA, semangat terus, jangan patah arang, arang melintang arang lain datang* open Heart :v

Readmore → Curhatan Pemburu Google Adsense

Friday, January 16, 2015

Hal Yang Paling Menyenangkan Bagi Kamu Santri/wati

Posting kali ini berisikan sedikit hal-hal yang paling menyenangkan bagi kamu santri/wati dan mantan santri/wati seluruh pondok di Indonesia..
1.    1.    Pulang kampung
Jujur dah yang mantan santri atau yang lagi nyantri, ini adalah hal yang paling utama ditunggu-tunggu bagi semua santri sampai-sampai ada yang khusus nempel kalender dilemarinya untuk dicoret setiap malamnya sebelum tidur. Apalagi santri yang baru masuk, kamu akan merasa sangat menderita saat menunggu waktu pulang dan ketika H-3 atau H-2 tinggal di pondok merupakan hal paling berat, bisa jadi segala kegiatan dilakukan di pondok tapi pikiran dan hati sudah dirumah membayangkan segala mainan, makanan enak melambai kepadamu sambil bilang come to papa. Malam sebelum pulang biasanya setiap bilik/kamar atau angkatan akan mengadakan acara makan-makan bersama mudabbir kamar dan ustad-ustad wali kamar.
Dan selanjutnya adalah acara pembantaian oleh para mudabbir dengan bermacam cara untuk membuat santri-santri syok berat sebelum pulang kerumah. Ini adalah hal yang paling menyenangkan bagi para mudabbir kamar. Sebenarnya yang terjadi disini hanyalah akting para mudabbir belaka berisi evaluasi santri mulai dari hari pertama masuk pondok. Dan jangan lupa cek anggota badanmu sebelum shalat subuh terakhir di pondokmu, dijamin akan ada coretan spidol, pulpen, bedak, bubuk kopi, gula pasir, gula bubuk, odol, shampoo, porstex, vixal, mama lemon, sunlight, rexona, obat kurap, obat panu dll dibadanmu, super sekali,  sangat menyenangkan. :-D

2.    2.   Orang tua datang menjenguk
Ini mungkin hal yang ke 2 yang paling ditunggu oleh seluruh santri dan santriwati, saat-saat dimana bisa bermanja ria dengan hidangan rumah, gadget yang dibawa ke pondok. Tetapi  ada sedikit permalahan dengan gadget, sangking senangnya kamu dengan gadget, kamu  lupa bawa orang  tuamu lebih senang disaat kamu berbagi cerita saat menjalani hari-harimu di pondok baik itu senang ataupun sedih. Hal lain mungkin datang orang tua ya pasti datang uang jajan isinya merah-merah men, pak Soekarno semua.

3. 3.      Hari Jumat
Datangnya hari Jumat biasanya lebaran kecil bagi sebagian santri atau bahkan seluruh santri, tidak hanya untuk santri bisa jadi para pedagang juga ketiban berkah karena didemo oleh para santri yang baru pulang jumatan untuk berbelanja kebutuhan seminggu kedepan yang tidak disediakan oleh koperasi pondok, seperti obat jerawat, jus kelapa, mobil remote, pulsa, hp, kartu perdana, mp3, kartu memory, ngisi lagu, ngisi ceramah agama, ngisi murattal Al Quran(Cuma 1 orang yang saya temui selama saya hidup di pondok dan Alhamdulillah beliau telah terbang ke Mesir) . Bagi santri yang hobi ngenet pastinya akan mampir ke warnet untuk sekedar facebookan, youtuban, dan lain lainan.
Datangnya hari Jumat hari paling ditunggu Karena banyak yang ingin pulang berhubung hari libur, dijamin sehari sebelum hari Jumat yaitu hari Kamis ketukan pintu di Mes ustad ataupun kamar wali kamar bejibun. Hari kamis ataupun Jumat mungkin hari yang paling ditunggu oleh santri/wati tapi juga hari untuk tiba-tiba menghilang bagi para ustad-ustazahnya :-D …  


4. 4.      Surat balasan dari santriwati dan sebaliknya
Jujur daahh bagi yang mengalami masa puber kelas 3, 4, 5, 6 , ini adalah hal yang paling menyenangkan saat dipondok, seru, menantang dan mengundang.. iya mengundang orang tua untuk ke pondok jika ketahuan oleh ustad/zahnya..mengundang malu juga, serukan?? :-D.. jika ketahuan bakal dijemur di lapangan berdua lagi pakek pamphlet yang bertuliskan kesalahan.. kalo selamat dari sujud syukur dah bisa disimpan itu surat sampek lulus, apalagi sampai nikah kan lumayan keren nampakin anak cucu.. haha


5.  5.     Santriwati ke pondok putra
Ini adalah kesenangan sesaat yang bisa membuat hati berbunga-bunga sehari atau bahkan seminggu setelah melihat target lewat. Bahkan para santri akan menyambutnya dengan pakaian terbaik dan dandanan terbaik sepanjang masa jika ada kabar akan ada santriwati ke wilayah putra. Tidak tau jika santriwati akan bertingkah bagaimana jika akan ada santri yang akan ke wilayah putri.  :-D



Readmore → Hal Yang Paling Menyenangkan Bagi Kamu Santri/wati